Takjil on The Road

Takjil on The Road

Bulan Ramadhan selalu identik dengan keramaian sahur, buka bersama, hingga makanan untuk berbuka puasa (takjil). Alasan orang-orang tersebut membagikan takjil kepada orang lain adalah karena mereka ingin mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT di bulan Ramadhan. Selain itu, membagikan takjil juga dapat disebut sebagai bentuk saling berbagi dan saling menolong antar individu.

Rasulullah bersabda: “Hanad telah menceritakan kepada kami, Abdurrohim telah menceritakan kepada kami, dari Abdul Malik bin Abi Sulaiman, dari ‘Athoin, dari Zaid bin Khalid al-Juhaniy berkata: bersabda Rasulullah SAW: ‘Barangsiapa memberi makan berbuka kepada orang yang berpuasa maka ia memperoleh pahala yang menyerupai pahalanya, tanpa mengurangi sedikitpun pahala yang berpuasa tersebut’” (HR. Tirmidzi)

Allah SWT sangat menyenangi perbuatan baik, termasuk berbagi takjil dengan sesama manusia. Hal tersebut karena termasuk dalam perbuatan sedekah dan akan mendapatkan ganjaran yang besar, sebagaimana telah dikatakan oleh Rasulullah SAW di atas.

Bahkan, perbuatan baik ini dapat secara tidak langsung mengajarkan anak untuk berbagi dan tolong menolong. Untuk para orang tua, tentu saja dapat mengajarkan kepada anak-anak mereka mengenai pentingnya berbagi kepada sesama manusia, salah satunya dengan membagikan takjil ini.
Untuk yang kedua kalinya, Komite SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta menggelar dan membagikan takjil tepat di depan sekolah, pada bulan Ramadhan 1446 H atau 2025 M. Tujuan dari kegiatan ini, Keluarga Besar SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta merasa terpanggil untuk bergotong royong bersama dengan masyarakat.

Jum’at, 14 Maret 2025 merupakan hari yang penuh keberkahan. Komite dibantu oleh Pimpinan Ranting SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, melaksanakan “Takjil on the Road”. Kontribusi dari siswa kelas 8 dan 9 sangat berarti bagi masyarakat luas.

Dari data yang masuk, perolehan tiap kelas sebagai berikut

NoKelasBungkus
17A100
27B60
37C28
47D60
57E100
68A64
78B98
88C44
98D150
109A75
119B60
129C82
Fenomena Judol dan Pinjol

Fenomena Judol dan Pinjol

Senin, 17 Maret 2025, adalah sebuah kesempatan langka yang dapat dinikmati oleh Guru dan Karyawan SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Pasalnya, pada hari tersebut, kami semua mendapat pencerahan tentang liku-liku Judi online (judol) dan Pinjaman online (pinjol), yang diasuh oleh Ustadz Sutardi, S.HI, M.EK.

Judol dan Pinjol menjadi viral sekaligus meresahkan masyarakat. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa nilai transaksi judi online menggapai angka yang mengkhawatirkan, yaitu mencapai Rp69 triliun pada tahun 2022. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp58 triliun. Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya utang dari pinjaman online yang belum lunas pada platform peer to peer lending yang mencapai Rp56 triliun pada Mei 2023, meningkat sekitar Rp40 triliun dari tahun sebelumnya.

Fenomena pinjaman online (pinjol) dan judi online di Indonesia telah menjadi sorotan utama dalam beberapa tahun terakhir. Peneliti ekonomi digital dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, bahkan mengungkapkan bahwa kedua fenomena ini memiliki keterkaitan yang erat dan dapat memberikan dampak serius pada perekonomian digital Indonesia.

Keterkaitan Antara Judi Online dan Pinjaman Online

Keterkaitan erat antara judi online dan pinjaman online, polanya ketika seseorang mengalami kerugian dalam judi online, mereka cenderung mencari dana cepat melalui pinjol untuk melanjutkan aktivitas judi online mereka.

Banyak masyarakat yang, setelah mengalami kerugian dalam judi online, akhirnya mengambil pinjaman online untuk melanjutkan perjudian mereka. Ini adalah siklus berbahaya yang dapat merusak keuangan individu dan merugikan perekonomian secara keseluruhan.

Dampak Buruk Terhadap Masyarakat

Peningkatan aktivitas judi online dan pinjaman online juga telah menyebabkan peningkatan kasus kriminal di Indonesia. Oleh karena itu, penanganan keduanya memerlukan peran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kepolisian. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), telah merespons fenomena ini dengan serius. Mereka telah mengambil langkah-langkah untuk memutus akses ke situs-situs judi online ilegal dan pinjol ilegal. Namun, upaya ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Rapat Anggota Tahunan

Rapat Anggota Tahunan

Bertempat di Rumah Makan mbah Rono Ayam Goreng jalan Jambon Km 1, Koperasi Amal Sejahtera SMP Muhammadiyah 4 melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2024. Dari semua anggota yang diundang secara resmi, ada tiga anggota yang ijin tidak hadir karena bersamaan dengan tugas lainnya.

Mengapa RAT penting untuk kelangsungan koperasi? Karena memiliki peran strategis dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengurus koperasi. Disamping itu, anggota juga memiliki kesempatan untuk:

Mengevaluasi Kinerja Pengurus: Anggota dapat melihat sejauh mana pengurus telah menjalankan program kerja yang telah disepakati pada tahun sebelumnya.

Menyetujui Laporan Keuangan: Anggota dapat memeriksa dan menyetujui laporan keuangan koperasi, memastikan bahwa dana yang dikelola transparan dan akuntabel.

Menetapkan Rencana Kerja dan Anggaran: Anggota dapat berpartisipasi dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran untuk tahun berikutnya, sehingga program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi anggota.

Beberapa evaluasi, sekaligus memacu kinerja untuk satu tahun kedepan adalah:

Anggota harus rajin berbelanja di koperasi sekolah. Tidak hanya nilai minimal berbelanja, namun diusahakan melebihi dari ketentuan yang diputuskan Bersama

Untuk tahun depan, mungkin untuk sector simpan pinjam agak berat. Karena beberapa guru akan purna tugas, sehingga uang yang ada di koperasi akan berkurang.

Menghimbau kepada sekolah, agar diberi keleluasaan untuk menggali sumber-sumber keuangan demi menambah pundi-pundi koperasi, yang pada akhirnya akan dinikmati oleh semua anggota.

Senam dan Jalan Sehat

Senam dan Jalan Sehat

Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) meluncurkan Senam Anak Indonesia Hebat. Senam Anak Indonesia Hebat ini termasuk Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang wajib diterapkan sekolah jenjang PAUD hingga SMA di tahun 2025. Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini merupakan kebiasaan-kebiasaan yang merupakan refleksi dari tradisi yang berakar pada agama dan budaya.

Sebagai bagian dari program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kegiatan senam pagi kini mulai diterapkan di berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan penuh semangat.

Jum’at, 31 Januari 2025 SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta memanfaatkan waktu untuk melaksanakan olah raga dengan senam secara bersama-sama. Sebagai instruktur Bapak Joko Susilo sebagai guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan telah membimbing. Sebenarnya, senam ini sudah termasuk dalam pelajaran. Namun, untuk lebih semarak, maka diselenggarakan secara bersama. Kemudian dilanjutkan jalan sehat gembira, yang mengelilingi sebagain wilayah Pakualaman.
Manfaat senam bagi anak-anak antara lain

  1. Meningkatkan konsentrasi dan kemampuan mengingat
  2. Mengurangi risiko depresi
  3. Membangun otot yang kuat
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh
  5. Memperbaiki postur tubuh
  6. Meningkatkan kebugaran kardiovaskular (jantung dan paru-paru)
  7. Mengurangi risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2 dan obesitas.

Selain itu, anak dan remaja dalam rentang usia tersebut harus mengurangi duduk atau berbaring dalam waktu lama. Alih-alih goleran untuk scrolling media sosial, ada baiknya beraktivitas di ruang terbuka. Kamu bisa mengajak anak berjalan santai, melompat, menari, dan kegiatan apa pun yang menggerakkan tubuhnya.

Manasik Haji

Manasik Haji

Orang yang beriman, pasti merindukan melaksanakan rukun Islam yang kelima, yaitu Ibadah Haji. Kabarnya, hingga saat ini, antri untuk melaksanakan ibadah haji sudah sampai 30 tahun lebih. Artinya, bila sekarang umurnya 30 tahun, kalau perkiraan ini benar, maka orang tersebut akan melaksanakan ibadah haji berumur 70 tahun. Umur yang sudah cukup tua. Secara fisik juga sangat riskan untuk melaksanakan ibadah haji. Namun begitulah realisasinya animo seorang muslim melaksanakan ibadah haji.

Ibadah haji bukanlah seperti ibadah lainnya. Butuh waktu, tenaga, pikiran dan tentu saja finansial. Andai, itu semua sudah tersedia, maka ibadah ini perlu latihan. Karena rangkaian ibadah haji memiliki makna yang berbeda. Oleh karenanya diperlukan manasik atau latihan haji. Tata cara melakukan, karena ini termasuk ibadah mahdhah, ada tata caranya yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad saw.

Selama mengikuti bimbingan manasik haji, jemaah akan mendapatkan berbagai manfaat dan pengetahuan yang akan membantu mereka dalam persiapan dan pelaksanaan ibadah haji. Berikut ini adalah beberapa hal yang biasanya didapatkan oleh jemaah selama mengikuti bimbingan manasik haji:
1. Jemaah akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk tahap-tahap haji, rukun dan wajib haji, serta tata cara pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu seperti Thawaf, Sa i, dan Wukuf di Arafah.
2. Calon Jemaah akan mempelajari rukun dan sunnah-sunnah haji, yaitu perbuatan-perbuatan yang harus dilakukan dan yang dianjurkan dalam ibadah haji. Hal ini akan membantu jemaah dalam menjalankan ibadah haji dengan benar dan sesuai dengan ajaran agama.
3. Jemaah akan diajarkan mengenai etika dan adab haji, termasuk tata cara berinteraksi dengan sesama jemaah, sikap yang harus dijaga di tempat-tempat suci, dan pentingnya menjaga kesopanan dan kerukunan selama ibadah haji.
4. Jemaah akan diberikan doa-doa dan zikir-zikir khusus yang dilakukan selama ibadah haji. Doa-doa dan zikir-zikir ini memiliki makna dan keutamaan tertentu, dan jemaah akan diajarkan cara melafalkan dan mengamalkannya dengan benar

Peringatan Hari Besar Islam

Peringatan Hari Besar Islam

Libur lima hari bersama di akhir bulan Januari 2025, benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Secara kebetulan dua hari berturut-turut, yang sebenarnya merupakan hari kejepit bukan halangan untuk senantiasa untuk beraktivitas. Kamis, 30 Januarai 2025 sebenarnya ada dua kegiatan. Kelas IX melaksanakan manasik haji di daerah Kulon Progo, sedangkan kelas VII dan VIII dimanfaatkan untuk pengajian mmeperingati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.

Dalam tausiahnya, Bapak Puji Kurniawan, M.Pd, seorang mubaligh kondang dari SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta menuturkan arti pentingnya peristiwa tersebut bila dikaitkan dengan siswa. Pertama, Isra’ Mi’raj adalah kemuliaan dan keistimewaan dari Allah kepada hambanya tercinta, Nabi Muhammad saw. Nabi ketika itu baru saja mengalami hal yang amat menyedihkan, yaitu wafatnya Siti Khodijah sebagai istri tercinta, yang selalu mengorbankan jiwa, tenaga, pikiran, dan hartanya demi perjuangan Nabi, dan wafatnya paman tercinta yaitu Abu Thalib, yang selalu melindungi Nabi dari kekejaman kaum Quraisy. Allah ingin menguatkan hati Nabi dengan melihat secara langsung kebesaran Allah swt, sehingga hati Nabi semakin teguh dalam menyebarkan Agama Allah swt.

Kedua, perintah menjalankan shalat lima waktu bagi setiap muslim. Jika Nabi melakukan Isra’ Mi’raj dengan ruh dan jasadnya sebagai mukjizat, sebuah keharusan bagi tiap Muslim menghadap (mi’raj) kepada Allah swt lima kali sehari dengan jiwa dan hati yang khusyu’. Dengan shalat yang khusyu’, seseorang akan merasa diawasi oleh Allah.  Ketiga, Isra’ Mi’raj adalah mukjizat Nabi Muhammad saw dengan perjalanan beliau dari Masjidil Aqsha menuju Sidratul Muntaha. Dalam sejarah, itu adalah perjalanan pertama manusia di dunia menuju luar angkasa, dan kembali menuju bumi dengan selamat.