MILAD MUFOURTA HEBAT

MILAD MUFOURTA HEBAT

Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan senam dan pentas seni dalam rangka Milad SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta yang ke-71. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 2026. Milad menjadi salah satu momen kebersamaan sekaligus kebahagiaan seluruh warga sekolah tercinta.

Kegiatan ini dibuka dengan shalat dhuha berjamaah. Setelah itu, rangkaian kegiatan Milad dimulai, diawali dengan pembukaan, sambutan bapak kepala sekolah, potong tumpeng, pentas seni, kemudian diakhiri dengan makan bersama sebelum melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah.

Pentas seni kegiatan Milad kali ini diisi oleh siswa-siswi SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta berupa tapak suci, tari kelompok, tari individu, dan band. Di sela-sela acara, ada pembagian doorprize untuk siswa-siswi yang bisa menjawab pertanyaan dengan tepat. Siswa-siswi sangat antusias dalam memperebutkan doorprize.

Peringatan Milad ke-71 SMP Muhammadiyah 4 menjadi wujud nyata dari komitmen dan keteguhan sekolah dalam mengabdikan diri pada dunia pendidikan. Selamat Milad ke-71, SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta! Semoga semakin maju, terus berprestasi, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai insan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkarakter.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan salawat, pengajian, dan sedekah.

SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta mengajak semua lapisan masyarakat, mari kita bersama-sama merenungi dan memahami makna dari Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid secara harfiah berarti “kelahiran”. Jadi, Maulid Nabi adalah peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini bukanlah sekadar acara seremonial, tetapi sebuah momentum penting untuk menumbuhkan kembali kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.

Di kalangan umat Islam, termasuk pengikut mazhab Syafi’i, Maliki, dan sebagian Hanbali, berpendapat bahwa perayaan Maulid Nabi adalah bid’ah hasanah (bid’ah yang baik). Mereka memandang, meskipun tidak ada contoh langsung dari Nabi.

Ustadz Muhammad Ziya Ul Albab, dalam tausiahnya di hadapan keluarga besar SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, memberi motivasi tentang masa depan yang akan dihadapi oleh siswa. Cara penyampaian dengan gayanya yang milenial, dan dengan memperagakan tentang pengisian air ke dalam gelas.

Peringatan ini memiliki tujuan yang mulia, yaitu untuk:

  1. Meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Memperingati kelahiran beliau, kita diajak untuk mengingat kembali perjuangan, akhlak, dan ajaran beliau.
  2. Menyebarkan syiar Islam. Perayaan Maulid sering diisi dengan pengajian, ceramah, dan pembacaan shalawat, yang secara tidak langsung turut menyebarkan ajaran Islam.
  3. Mempererat ukhuwah Islamiyah. Acara Maulid menjadi ajang berkumpulnya umat Islam, saling bersilaturahmi, dan memperkuat persaudaraan.

Selain tausiah, peringatan maulid kali ini yang digelar pada Senin, 7 September 2025 di Pendopo, juga diselenggarakan lomba antar kelas. Materi yang dilombakan antara lain :

Disamping pengajian yang diawali dengan sholat dhuha dan tadarus, SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta pada hari senin, 7 September 2025, juga menyelenggarakan berbagai macam lomba, antara lain: Musabaqah Tartil Qur’an, Adzan, Kaligrafi, Pidato Islami. Lomba dalam rangka peringatan Maulid terselenggaran atas kerja sama dengan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang sedang melaksanakana PPL dan KKN.

Kemeriahan Milad ke-70

Kemeriahan Milad ke-70

Hari ini, tujuh puluh tahun yang lalu, kami lahir.

Hari ini, tujuh puluh tahun yang lalu, kami melihat dunia

Hari ini, tujuh puluh tahun yang lalu, kami ingin menjadi pemimpin

Jum’at 1 Agustus 2025, tak dapat dipungkiri bahwa keluarga besar SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta bersuka cita dalam rangka memperingati hari kelahiran yang ke-70. Rasa suka ini akan kami bagikan kepada semua saja yang concern terhadap dunia pendidikan. Masa depan akan selalu cerah bila pendidikan diutamakan dalam setiap lini kehidupan. Pendidikan akan menjadi pilihan utama untuk menapaki kehidupan liku-liku kehidupan.

Kami akan selalu bersyukur meski usia akan terus menua. Sebab kami percaya, ada pemeo yang selalu dipegang oleh warga Muhammadiyah, bahwa sebelum patah, akan tumbuh generasi yang baru. Sehingga tidak ada kekosongan generasi. Dahlan-Dahlan muda akan selalu bermunculan mengisi kekosongan kepemimpinan. Bukan hanya menyelipkan kehampaan, namun juga mampu mengembangkan dan menyempurnakan persyarikatan.

Memperingati hari ulang tahun kelahiran seseorang atau organisasi, termasuk masalah ijtihadiyah. Tidak ada nash yang menunjukkan atau dapat dijadikan dasar secara langsung dalam menetapkan hukumnya. Dasar-dasar umum agama Islam terkandung dalam al-Qur’an dan as-Sunnah dapat dijadikan dasar dalam menetapkan hukumnya.

Dalam milad tersebut hadir dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bapak Ananta Heri Pamono, SE, MM. Dalam sambutannya menyinggung maslah mutu pendidikan. Bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tidak datang hanya dari sekolah, atau persyarikatan saja. Mutu pendidikan diangkat dari berbagai sektor, termasuk orangtua dan lingkungan.

Turut hadir pula dari Majelis Pendidikan Dasar, Mengah dan Pendidikan Non Formal Bapak Dr. Ishafit, M.Si. Turut hadir pula Kepala Kemag Kota Yogyakarta, Kemantren Pakualaman, Kelurahan serta RT dan RW. Tampak mantan Kepala Sekolah dan guru serta tenaga pendidian yang sudah mengabdi di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta.

Acara diakhir dengan menyanyikan lagu Mars SMP Muhammadiyah sebagai sumbu untuk membakar energi agar semangat dan terus menyala.

Syukur Tiada Akhir

Syukur Tiada Akhir

Judul di atas meminjam bukunya Jacob Oetama, seorang yang dianggap lokomotif harian Kompas. Beliau bertutur perjalanan Kompas mulai dari kelas stensilan sampai menjadi sebuah perusahaan yang menggurita. Sebuah industri yang melahirkan beberapa perseroan.

Syukur memang paling tepat disematkan pada siapa saja yang mengerti akan kenikmatan hidup atas karunia Tuhan. Berlimpah-limpah kepuasan diguyurkan kepada setiap makhluk, disetiap saat dan dimanapun berada. Maka tidak salah bila SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta mengambil tema “Tasyakur dalam Berkarya” dalam memperingati hari ulang tahunnya yang ke-69. 1 Agustus 2024.

Bagi kami 1 Agustus adalah hari yang harus disyukuri. Momentum untuk evaluasi diri dan menatap kedepan dengan penuh antusias.

Kebetulan kami dilahirkan sepuluh tahun setelah Indonesia merdeka. Kami pun mengerti rasa syukur atas limpahan Rahmat Tuhan yang Maha Esa, dalam mengisi lorong-lorong kehidupan bernegara. Izinkan kami mengucapkan ‘alhamdulillah”. Kami akan terus bergerak mendedikasikan diri dalam ranah pendidikan untuk membangun akhlakul karimah dan mencerdaskan anak bangsa.

Memasuki bulan Agustus, bulan yang sakral bagi Bangsa Indonesia tentu tidak dilewatkan begitu saja. Rasa kebangsaan yang hendak kami ukir lewat kegiatan-kegiatan untuk mempertebal rasa heroik kami. Meskipun rutin, tapi warga sekolah sangat antusias dengan berbagai aktivitas.

Sekitar tiga puluh tahun lagi akan mencapai puncaknya satu abad. Semoga kita dapat menikmatinya. Satu hal yang pasti, setiap memperingati HUT RI, adalah mengenang perjuangan para pahlawan. Mereka bukan saja patriotic pantang menyerah dalam adu akal dan okol dengan bangsa londo. Seorang ustadz kondang KH Zainuddin MZ, mengibaratkan bahwa berdirinya republik ini dari berpondasi nyawa dan bertiangkan darah.

Hingga kini, nyawa kami masih menggebu bila menatap Sang Saka Merah Putih. Kami semakin mantab berselimutkan bendera dengan syahadat. Matahari yang berkilau akan memancarkan jalan yang lurus. Kami masih tetap bergetar untuk membangun peradaban, menuju terbentuknya manusia muslim yang sebenar-benarnya.