MILAD MUFOURTA HEBAT

MILAD MUFOURTA HEBAT

Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan senam dan pentas seni dalam rangka Milad SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta yang ke-71. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 2026. Milad menjadi salah satu momen kebersamaan sekaligus kebahagiaan seluruh warga sekolah tercinta.

Kegiatan ini dibuka dengan shalat dhuha berjamaah. Setelah itu, rangkaian kegiatan Milad dimulai, diawali dengan pembukaan, sambutan bapak kepala sekolah, potong tumpeng, pentas seni, kemudian diakhiri dengan makan bersama sebelum melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah.

Pentas seni kegiatan Milad kali ini diisi oleh siswa-siswi SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta berupa tapak suci, tari kelompok, tari individu, dan band. Di sela-sela acara, ada pembagian doorprize untuk siswa-siswi yang bisa menjawab pertanyaan dengan tepat. Siswa-siswi sangat antusias dalam memperebutkan doorprize.

Peringatan Milad ke-71 SMP Muhammadiyah 4 menjadi wujud nyata dari komitmen dan keteguhan sekolah dalam mengabdikan diri pada dunia pendidikan. Selamat Milad ke-71, SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta! Semoga semakin maju, terus berprestasi, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai insan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkarakter.

MPLS Mufourta Tahun Ajaran 2026/2027

MPLS Mufourta Tahun Ajaran 2026/2027

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekolah di awal tahun ajaran baru. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru serta memberi informasi mengenai aturan-aturan yang berlaku di sekolah.

SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta mengadakan kegiatan MPLS untuk peserta didik baru kelas VII pada tanggal 13 Juli hingga 17 Juli 2026. Agar kegiatan ini bermanfaat, pihak sekolah mengundang beberapa narasumber luar biasa, diantaranya BNN Yogyakarta yang memberi materi ‘Pelajar Anti Narkoba’, POLRESTA Yogyakarta dengan materi ‘Kenakalan Remaja, Bullying, dan Judi Online,’ serta dari Puskesmas yang menyampaikan edukasi mengenai kesehatan remaja.

Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) pun turut aktif memeriahkan acara ini. Mereka memimpin Ice Breaking dan menjadi MC. Anggota IPM juga mendampingi adik-adik kelas VII mengerjakan tugas dengan sabar. Keterlibatan anggota IPM membuat kegiatan MPLS menjadi lebih menyenangkan.

Pada kegiatan MPLS ini, peserta didik juga dikenalkan pada ekstrakulikuler yang ada di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, diantaranya Karawitan, Band, Tari, dan Tapak Suci. Dengan rangkaian kegiatan ini, diharapkan siswa dapat beradaptasi dengan baik dan nyaman di lingkungan belajar yang baru.

Ramadhan di Mufoarta

Ramadhan di Mufoarta

Pesantren Ramadhan, atau yang juga dikenal sebagai Pesantren Kilat, merupakan salah satu program al Islam dan Kemuhammadiyahan yang digelar di sekolah. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi siswa dan generasi muda untuk memperdalam ilmu agama, memperbaiki akhlak, serta memperkuat karakter spiritual.

Dengan materi yang beragam, mulai dari tadarus, praktek wudlu, sholat gerhana hingga pengajian, pesantren ramadhan menjadi sarana efektif untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif.

Adapun tujuan dari pesntren Ramadhan antara lain

Meningkatkan Pemahaman Agama. Salah satu tujuan utamanya adalah membantu peserta lebih memahami ajaran Islam secara teori dan praktek. Pesantren Ramadhan juga bertujuan membangun akhlakul karimah. Ceramah dan praktik adab harian memberikan pengalaman langsung untuk membentuk perilaku yang lebih disiplin, santun, dan penuh tanggung jawab.

Nilai-nilai seperti kejujuran, empati, kepedulian sosial, dan kesederhanaan ditanamkan melalui aktivitas harian.

Melatih Disiplin dan Manajemen Waktu, menumbuhkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Mempererat Kebersamaan dan Jiwa Sosial. Selama kegiatan pesantren, peserta dilatih mematuhi jadwal yang teratur mulai dari ibadah hingga aktivitas pembelajaran. Kegiatan tadarus dan hafalan menjadi bagian penting Pesantren Ramadhan. Tujuannya adalah menumbuhkan kecintaan peserta terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai pembicara adalah Om Igo yang lebih terkenal dengan sulap syariah. Dalam menjalankan prakteknya, tak sedikit mutiara-mutiara Ramadhan disampaikan dengan penuh humor. Sedangkan kelas VIII bersama dengan Ustadz Yafit Musthofa. Kajian-kajiannya tak hanya berbicara masalah spiritual, tetapi diberikan pula motivasi, dan kiat-kiat hidup di zaman yang semakin memudar akhlaknya.

Pada akhirnya, Pesantren Kilat membantu peserta memanfaatkan bulan Ramadhan dengan aktivitas penuh nilai ibadah. Mereka diajak menjalani Ramadhan dengan lebih fokus, produktif, dan penuh makna.