Seakan sudah menjadi tradisi, bahwa setelah sebulan penuh selama Ramadhan, siswa mengalami matomorphose melaksanakan kegiatan ramadhan baik di rumah maupun di sekolah. Bulan syawal telah tiba. Masuk sekolah juga telah didepan mata.
Rabu, 9 April 2025 menurut kalender pendidikan, adalah hari pertama masuk sekolah. Keluarga SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, bersama dengan instansi lainnya melaksanakan kewajiban sesuai dengan tugas masing-masing.
Hari ini, sesuai dengan suasana pagi, matahari demikian bersahaban dengan makhluk di bumi. Menyapa senyum dengan memancarkan sinarnya, seakan mengantarkan semua makhluk untuk bangun dan melaksanakan tugas sebagai makhluk Allah. Meskipun kemarin sore hingga malam hari, Yogyakarta dan sekitarnya dengan ramah menyambut turunnya hujan.
Pagi ini demikian gembira. Dua minggu lebih, warga kami (SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta) tidak bertemu, tidak saling sapa sebagaimana biasanya. Awal hari ini merupakan keberkahan. Rahmad dan hidayah Allah benar-benar kami rasakan. Bertemu dengan kolega dalam keadaan sehat.
Rangkaian ramadhan 1446 H di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta akan segera berlalu. Banyak aktivitas yang menjadi kenangan secara praktis maupun spiritual di benak masing-masing. Tema Ramadhan yang diusung tahun ini adalah “Mengasah Kepekaan Diri agar Menjadi Muslim yang lebih Baik dan Meraih Kemenangan”.
Bapak Erfin Widyanto, selaku Kepala Sekolah menitik beratkan pada tholabul ilmi dalam bulan Ramadhan ini. Harapannya agar dengan menambah wawasan tentng ilmu (terutama Ilmu Agama), namun juga ilmu lain yang bermanfaat. Jangan lupa, bahwa tujuan dari ramadhan adalah menjadi insan yang bertaqwa. Di sisa waktu ini, ada waktu yang krusial, yang dinanti-nantikan oleh setiap muslim, yaitu lailatul qadar.
Dimohonkan kepada semua civitas akademika SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, agar menyelikan seuntai doa agar pelaksanaan penerimaan peserta didik baru mendapatkan kelancaran, dan memenuhi target dari yang direncanakan.
Kepada Bapak dan Ibu yang akan melakukan mudik, bertemu dengan handai taulan di tanah kelahiran, kami doakan agar perjalan lancar, dan kembali ke sekolah dengan sehat wal afiat.
Drs. H. Abdul Sami’ Shandhi selaku penceramah lebih memprioritaskan pada aktivitas dzikir. Di bulan ramadhan ini, waktu yang sangat istimewa, adalah sepertiga akhir terutama dalam perburuan malam lailatul qadar. I’tikaf, sesungguhnya adalah pencarian seorang muslim yang berhasrat mendekatkan diri dengan Allah. I’tikaf tidak perlu tenaga yang berlebihan, tidak perlu biaya. Datang ke masjid malam menjelang pagi, kemudian duduk, dan berdzikir sebisanya.
Selain dzikir, apa yang kita lakukan selama duapuluhsatu hari. Apa yang didapatkan selama duapuluhsatu hari. Apakah peribadatan puasa, dan juga ibadah-ibadah yang lain telah sesuai dengan aturan dan ukuran Rasulullah swt. Beribadah kepada Allah akan sangat berarti bila, semua aturan peribadatan itu selalu diikuti. Sehingga sampai pada batas bahwa beribadah itu bukan kewajiban, tetapi beribadah itu sebuah kebutuhan sebagai rasa syukur.
Jum’at, 21 Maret 2025, Lazismu dan Komite SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta telah melaksanakan pentasyarufan zakat fitrah. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan atas kerja sama antara sekolah dan Komite.
Meskipun setiap tahun dilaksanakan secara rutin, namun berbeda untuk tahun ini. Keterlibatan siswa dan orang tua sangat dominan. Sekolah hanya memfasilitasi dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Hasil yang terkumpul sampai di meja panitia sebesar Rp12.175.000 dan beras 113,3 Kg, dengan perincian
No
Kelas
Jumlah
1
9A
Rp1.070.000 / beras 5 siswa
2
9B
Rp805.000 / beras 4 siswa
3
9C
Rp710.000
4
8A
Rp1.215.000 / beras 5 siswa
5
8B
Rp745.000 / beras 5 siswa
6
8C
Rp135.000 / beras 2 siswa
7
8D
Rp855.000 / beras 1 siswa
8
7E
Rp1.155.000 / beras 8 siswa
9
7D
Rp830.000 / beras 4 siswa
10
7C
Rp585.000 / beras 1 siswa
11
7B
Rp720.000 / beras 1 siswa
12
7A
Rp1.785.000 / beras 6 siswa
Mengapa menunaikan zakat harus dilaksanakan oleh setiap muslim? Sebenarnya mafaat dari zakat fitrah tidak terbatas pada kewajiban. Ada manfaat lain yang dapat kita petik, antara lain
Bukti Keimanan
Orang yang berzakat itu sesungguhnya sebagai bukti kualitas keimanannya karena di situ sudah diperintahkan untuk melaksanakan zakat. Dalam arti kata, Orang yang ragu atas kewajiban harta yang dikeluarkan berarti kualitas keimanan orang tersebut masih dipertanyakan.
Berbagi sesama
Dengan mengeluarkan zakat, maka kita sebagai umat muslim adalah sebuah kesempatan untuk saling berbagi antar sesama. Khususnya mereka yang membutuhkan dan berhak menerima. Indikator orang mukmin itu ternyata tidak hanya ibadah kepada Allah, tapi orang mukmin adalah orang yang memuliakan kedua orang tua, memuliakan kerabat dekat, orang yatim, dan orang miskin. Ini lah guna kita menunaikan zakat,
Mendirikan Mustahik
Dengan menunaikan zakat nantinya akan bermanfaat bagi para mustahik (orang-orang yang berhak menerima zakat) agar orang tersebut mampu menjadi muzakki (orang yang memberikan zakat). Sehingga nanti orang yang benar-benar membutuhkan zakat semakin sedikit.
Membersihkan harta
Zakat bermanfaat untuk membersihkan harta dari segala yang tidak halal, memastikan bahwa harta yang diberikan adalah halal dan bukan hasil dari cara yang tidak benar. Selain itu, zakat juga berperan dalam pertumbuhan harta, sehingga orang yang memberikan zakat (muzakki) akan mendapat pintu-pintu rezeki yang terbuka.
Itulah tadi keutamaan dan manfaat zakat fitrah yang merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim. Selain untuk ibadah, zakat fitrah juga bertujuan untuk menyebarkan manfaat dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, membayar zakat merupakan salah satu bentuk ketaatan manusia kepada Allah dan juga kepedulian terhadap sesama
Bulan Ramadhan selalu identik dengan keramaian sahur, buka bersama, hingga makanan untuk berbuka puasa (takjil). Alasan orang-orang tersebut membagikan takjil kepada orang lain adalah karena mereka ingin mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT di bulan Ramadhan. Selain itu, membagikan takjil juga dapat disebut sebagai bentuk saling berbagi dan saling menolong antar individu.
Rasulullah bersabda: “Hanad telah menceritakan kepada kami, Abdurrohim telah menceritakan kepada kami, dari Abdul Malik bin Abi Sulaiman, dari ‘Athoin, dari Zaid bin Khalid al-Juhaniy berkata: bersabda Rasulullah SAW: ‘Barangsiapa memberi makan berbuka kepada orang yang berpuasa maka ia memperoleh pahala yang menyerupai pahalanya, tanpa mengurangi sedikitpun pahala yang berpuasa tersebut’” (HR. Tirmidzi)
Allah SWT sangat menyenangi perbuatan baik, termasuk berbagi takjil dengan sesama manusia. Hal tersebut karena termasuk dalam perbuatan sedekah dan akan mendapatkan ganjaran yang besar, sebagaimana telah dikatakan oleh Rasulullah SAW di atas.
Bahkan, perbuatan baik ini dapat secara tidak langsung mengajarkan anak untuk berbagi dan tolong menolong. Untuk para orang tua, tentu saja dapat mengajarkan kepada anak-anak mereka mengenai pentingnya berbagi kepada sesama manusia, salah satunya dengan membagikan takjil ini. Untuk yang kedua kalinya, Komite SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta menggelar dan membagikan takjil tepat di depan sekolah, pada bulan Ramadhan 1446 H atau 2025 M. Tujuan dari kegiatan ini, Keluarga Besar SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta merasa terpanggil untuk bergotong royong bersama dengan masyarakat.
Jum’at, 14 Maret 2025 merupakan hari yang penuh keberkahan. Komite dibantu oleh Pimpinan Ranting SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, melaksanakan “Takjil on the Road”. Kontribusi dari siswa kelas 8 dan 9 sangat berarti bagi masyarakat luas.
Dari data yang masuk, perolehan tiap kelas sebagai berikut
Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) meluncurkan Senam Anak Indonesia Hebat. Senam Anak Indonesia Hebat ini termasuk Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang wajib diterapkan sekolah jenjang PAUD hingga SMA di tahun 2025. Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini merupakan kebiasaan-kebiasaan yang merupakan refleksi dari tradisi yang berakar pada agama dan budaya.
Sebagai bagian dari program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kegiatan senam pagi kini mulai diterapkan di berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan penuh semangat.
Jum’at, 31 Januari 2025 SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta memanfaatkan waktu untuk melaksanakan olah raga dengan senam secara bersama-sama. Sebagai instruktur Bapak Joko Susilo sebagai guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan telah membimbing. Sebenarnya, senam ini sudah termasuk dalam pelajaran. Namun, untuk lebih semarak, maka diselenggarakan secara bersama. Kemudian dilanjutkan jalan sehat gembira, yang mengelilingi sebagain wilayah Pakualaman. Manfaat senam bagi anak-anak antara lain
Meningkatkan konsentrasi dan kemampuan mengingat
Mengurangi risiko depresi
Membangun otot yang kuat
Meningkatkan daya tahan tubuh
Memperbaiki postur tubuh
Meningkatkan kebugaran kardiovaskular (jantung dan paru-paru)
Mengurangi risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2 dan obesitas.
Selain itu, anak dan remaja dalam rentang usia tersebut harus mengurangi duduk atau berbaring dalam waktu lama. Alih-alih goleran untuk scrolling media sosial, ada baiknya beraktivitas di ruang terbuka. Kamu bisa mengajak anak berjalan santai, melompat, menari, dan kegiatan apa pun yang menggerakkan tubuhnya.
Orang yang beriman, pasti merindukan melaksanakan rukun Islam yang kelima, yaitu Ibadah Haji. Kabarnya, hingga saat ini, antri untuk melaksanakan ibadah haji sudah sampai 30 tahun lebih. Artinya, bila sekarang umurnya 30 tahun, kalau perkiraan ini benar, maka orang tersebut akan melaksanakan ibadah haji berumur 70 tahun. Umur yang sudah cukup tua. Secara fisik juga sangat riskan untuk melaksanakan ibadah haji. Namun begitulah realisasinya animo seorang muslim melaksanakan ibadah haji.
Ibadah haji bukanlah seperti ibadah lainnya. Butuh waktu, tenaga, pikiran dan tentu saja finansial. Andai, itu semua sudah tersedia, maka ibadah ini perlu latihan. Karena rangkaian ibadah haji memiliki makna yang berbeda. Oleh karenanya diperlukan manasik atau latihan haji. Tata cara melakukan, karena ini termasuk ibadah mahdhah, ada tata caranya yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad saw.
Selama mengikuti bimbingan manasik haji, jemaah akan mendapatkan berbagai manfaat dan pengetahuan yang akan membantu mereka dalam persiapan dan pelaksanaan ibadah haji. Berikut ini adalah beberapa hal yang biasanya didapatkan oleh jemaah selama mengikuti bimbingan manasik haji: 1. Jemaah akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk tahap-tahap haji, rukun dan wajib haji, serta tata cara pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu seperti Thawaf, Sa i, dan Wukuf di Arafah. 2. Calon Jemaah akan mempelajari rukun dan sunnah-sunnah haji, yaitu perbuatan-perbuatan yang harus dilakukan dan yang dianjurkan dalam ibadah haji. Hal ini akan membantu jemaah dalam menjalankan ibadah haji dengan benar dan sesuai dengan ajaran agama. 3. Jemaah akan diajarkan mengenai etika dan adab haji, termasuk tata cara berinteraksi dengan sesama jemaah, sikap yang harus dijaga di tempat-tempat suci, dan pentingnya menjaga kesopanan dan kerukunan selama ibadah haji. 4. Jemaah akan diberikan doa-doa dan zikir-zikir khusus yang dilakukan selama ibadah haji. Doa-doa dan zikir-zikir ini memiliki makna dan keutamaan tertentu, dan jemaah akan diajarkan cara melafalkan dan mengamalkannya dengan benar