Rapat Kerja Tahun 2025

Rapat Kerja Tahun 2025

Rapat kerja tahunan adalah pertemuan penting yang diadakan setidaknya sekali dalam setahun oleh sebuah organisasi, perusahaan, atau tim. Ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah forum strategis di mana kita mengevaluasi kinerja masa lalu, merencanakan arah ke depan, dan menyelaraskan seluruh tim untuk mencapai tujuan bersama.

Tahun ini kami mengambil tema “Transformasi Pembelajaran Mendalam menuju Sekolah Bermutu dan Berkarakter” dengan agar semua Bapak dan Ibu guru dapat menguasai Deep Learning untuk tahun pelajaran 2025 – 2026.

Pelaksaan raker, Selasa 1 Juli 2025 di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, yang hanya dihadiri dari unsur Pengawas Sekolah dan Guru serta Karyawan SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Rapat Kerja Sekolah merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan setiap menjelang tahun pelajaran baru. Rapat kerja merupakan rapat resmi yang diselenggarakan oleh sekolah, dengan tujuan melakukan evaluasi, membuat program kerja dan merencang secara teknis pelaksanaan kegiatan selama satu tahun.

Tujuan dari Rapat kerja antara lain

Evaluasi Kinerja. Kita melihat kembali apa yang sudah terjadi selama setahun terakhir. Apa yang berhasil? adakah peluang untuk perbaikan?

Penyelarasan Tim. Rapat ini memastikan bahwa setiap anggota tim, dari semua level memahami arah organisasi, tujuan yang harus dicapai, dan peran mereka masing-masing dalam mencapainya. Ini sangat penting untuk membangun rasa kepemilikan dan kolaborasi.

Membangun Semangat dan Apresiasi. Rapat ini bisa menjadi kesempatan yang baik untuk merayakan keberhasilan, mengakui kontribusi tim, dan membangun semangat kerja positif.

Identifikasi Tantangan dan Peluang. Kita membahas hambatan yang mungkin muncul dan bagaimana cara mengatasinya. Sebaliknya, kita juga mencari peluang baru yang bisa dimanfaatkan untuk pertumbuhan dan inovasi.

Muhammadiyah menyelenggarakan pendidikan bukan mengada-ada agar terlihat ada kegiatannya, atau mengharap bantuan dari Pemerintah. Muhammadiyah memiliki tujuan agar terwujud masyarakat yang sebenar-benarnya. Sehingga Muhammadiyah memandang bahwa pendidikan merupakan Amanah untuk mencerdaskan bangsa. SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta yang tahun pelajaran ini mendapat siswa yang berlebih, harus dijawab dengan penuh kesyukuran.

Sidang Komisi

Sidang Komisi

Mengapa Sidang Komisi Itu Penting?

Sidang komisi adalah “dapur” dari sebuah musyawarah. Tanpa sidang komisi, pembahasan akan menjadi sangat panjang dan tidak fokus di sidang pleno. Gagasan-gagasan mentah diolah, diperdebatkan, yang membentuk pasar ide, dan akhirnya dirumuskan menjadi kebijakan atau program yang siap dijalankan oleh organisasi.

Sidang komisi adalah salah satu tahapan penting dan seringkali paling produktif dalam sebuah kegiatan Rapat Kerja (Raker). Atau dapat juga lebih besar lagi seperti Muktamar, musyawarah besar (munas), kongres, atau musyawarah wilayah (muswil). Ini adalah momen di mana detail-detail penting dibahas dan dirumuskan sebelum disahkan di sidang pleno.

Sidang komisi adalah rapat-rapat kecil yang dilakukan secara paralel dan terpisah dari sidang utama (pleno). Tujuannya adalah untuk membahas topik-topik spesifik secara lebih mendalam dan fokus. Setiap komisi biasanya dibentuk untuk menangani satu area pembahasan tertentu.

SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, dalam menyambut Tahun Pejaran 2025-2026 akan melaksanakan Rapat Kerja, dengan bahasan utama membahas program kerja yang akan dilaksanakan selama satu tahun kedepan. Sebelum pelaksanaan rapat kerja, maka dilaksanakan rapat komisi untuk mendahului.

Tujuan dan Fungsi Sidang Komisi

Pendalaman Materi. Pembahasan yang lebih rinci dan intensif terhadap isu-isu spesifik yang tidak dapat dibahas tuntas dalam sidang pleno.

Efisiensi Waktu. Dengan memecah pembahasan ke dalam beberapa kelompok, waktu raker menjadi lebih efisien. Setiap komisi dapat bekerja secara simultan.

Spesialisasi. Anggota yang memiliki keahlian atau minat khusus pada bidang tertentu untuk berkontribusi lebih maksimal dalam komisi yang relevan

Perumusan Rekomendasi/Keputusan. Hasil dari sidang komisi berupa rumusan-rumusan, rekomendasi, atau draf keputusan yang kemudian akan dibawa kembali ke raker untuk disahkan.

Olympiade itu Kompetisi

Olympiade itu Kompetisi

Kata “Olympiade” berasal dari bahasa Yunani kuno, “Olympias“. Kata Olympias sendiri memiliki konotasi: Dari Gunung Olympus atau Surgawi. Gunung Olympus terkenal dalam mitologi Yunani sebagai tempat tinggal para dewa, sehingga kata ini melambangkan keilahian, keagungan, dan status yang tinggi.

Olympias juga berarti nama tempat suci di dataran Elis kuno Yunani. Namun yang paling mendekati dan banyak dipakai adalah konotasi Periode Waktu Empat Tahun (Olympiade).

Awalnya Olympiade dipakai untuk kejuaraan kanuragan atau siapa yang terkuat. Dalam perjalanan waktu memang demikian adanya. Olympiade menjadi ajang prestasi dalam dunia olah raga, baik atletik maupun permainan.

Penggunaan kata “Olympiade” dalam bahasa Inggris, menurut Merriam-Webster dan Dictionary.com, sudah ada sejak abad ke-14. Jadi, meskipun konsep Olimpiade dan periode empat tahunnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu di Yunani kuno, kata “Olympiade” (sebagai kata dalam bahasa Inggris) diperkirakan ditemukan pada abad ke-14.

Karena Olympiade sarat dengan prestasi, maka terjadi perkembangan makna. Olympiade bukan hanya untuk kompetisi bidang olah raga, namun telah berkembang menjadi uji ketangkasan bernalar. Sehingga dalam dunia pendidikan, sudah tidak asing lagi kata olympiade yang selaras dengan kompetisi.

Olympiade IPA untuk SMP di Indonesia dikenal sebagai Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pelaksanaannya bertingkat dari sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Berdasarkan jadwal OSN SMP 2025 yang dirilis oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek, berikut adalah jadwal pelaksanaannya:

  • Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S): Maret 2025
  • Pendaftaran di portal registrasi: 19 Maret – 2 Mei 2025
  • Pengisian web komunikasi OSN: 28 April – 28 Mei 2025
  • Uji coba OSN SMP tingkat kabupaten/kota (OSN-K): 3-4 Juni 2025
  • Seleksi OSN SMP tingkat kabupaten/kota (OSN-K): 17-18 Juni 2025

SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, sebagai salah satu lembaga pendidikan mengikuti OSN pada Rabu, 18 Juni 2025. Tempat pelaksanaan di SMP Muhammadiyah 4 dengan pengawas dari SMP TD Ibu Pawiyatan.  

Kandidat yang mewakili sekolah adalah:

  1. Alifa Mutiara Medina 8ICT
  2. Sherly Nada Novanka 8ICT
  3. Jasmine Mikaillah Rahman 8ICT
  4. Alena Anindita Fariha 7ICT
  5. Abaya Giri 7B
Idul Qurban 1446 H – 2025 M

Idul Qurban 1446 H – 2025 M

Takbir menggema setiap memasuki 10 Dzulhijjah sedari matahari tenggelam. Ingat, kalender hijriah dimulai dari saat matahari tenggelam, bukan pada saat jam berdentang pukul 00.00. Sehingga suara takbir berkumandang pada waktu memasuki maghrib.

Demikainlah selama 15 abad yang lalu, kegiatan ritual ini selalu membahana, bahkan semakin meluas kala pertama kali Rasulullah Muhammad menmbimbing umat untuk mengagungkan Asma Allah. Semua akan tertelan masa, semua akan tenggelam terseret menuju satu titik energi yaitu Allah.

Ahad, 8 Juni 2025, keluarga besar SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta alhamdulillah telah melaksanakan ajaran Nabi Ibrahim, yaitu melaksanakan Qurban sebagai ujud pengabdian diri kepada sang khalik. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai model penyerahan diri secara total dalam semangat beribadah.

Semangat kebersamaan inilah yang menjadikan titik tumpu dalam mendapatkan dua ekor sapi. Pertama adalah latihan qurban melalui patungan dari siswa, dan seekor lembu yang merupakan kolektivitas beberapa orang tua yang menitipkan qurban di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Kedelapan orang tua tersebut antara lain:

  1. Keluarga Denny Hadiansyah
  2. Ryo Javas Nararya Al Farabi
  3. Dimas Arif Ferdiansyah
  4. H. Benyamin Mukhtar Umar
  5. Yonathan Cristian Adi Nugroho
  6. Lucky Trias Widhiatmoko
  7. Bapak Erfin Widyanto

Dari dua buah lembu tersebut, alhamdulilah SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta dapat menyalurkan daging qurban ke Siswa, guru, karyawan dan instansi lain yang layak untuk menerima, antara lain

  1. IMM PUTM
  2. MTs. Muhammadiyah Sentolo
  3. SMP Muhammadiyah 2 Bambang Lipuro
  4. SD Muhammadiyah Notoprajan
  5. SD Muhammadiyah Demangan
  6. PRM Gunungketur
  7. Musholla Sabilulhuda
  8. SD Muhammadiyah Pringgokusuman
  9. SD Muhammadiyah Miliran
  10. SD Muhammadiyah Danunegaran
  11. SD Muhammadiyah Ngadiwinatan
  12. PAy Lowanu
Outdoor Activity

Outdoor Activity

Kamis, 15 Mei 2025, siswa kelas VII dan VIII melaksanakan outdoor sesuai dengan program kerja Tahun Pelajaran 2024 – 2025. Outdoor Activity adalah kegiatan yang penuh dengan manfaat dan tujuan. Bahkan sekarang ini, aktivitas luar ruang juga banyak sekali dipilih untuk pendidikan.

Kali ini tujuan pembelajaran outdoor di Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Kedua Lembaga ini sangat berkaitan dengan pendidikan. Mereka diajak kesana untuk membuktikan secara langsung aktivitas yang dilakukan di Lembaga tersebut.

Badan Pusat Statistik merupakan Lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas untuk menyelenggarakan dan mencatat seluruh data statistic nasional maupun internasional sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BPS bertugas melaksanakan melaksanakan tugas pemerintah di bidang statistik. Sedangkan

Adapun kunjungan kedua yaitu Basarnas dengan tujuan untuk mengetahui seluk beluk kinerjanya, yaitu pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR). Lembaga ini memiliki peran penting dalam penanganan bencana dan memberikan layanan SAR bagi seluruh warga.

Adapun manfaat outdoor activity antara lain:

Meningkatkan Motivasi Belajar. Dengan mengajak siswa untuk melakukan kegiatan seru di luar ruangan atau field trip, maka mereka akan termotivasi untuk mengenal materi pelajaran dengan cara yang berbeda. Kegiatan belajar di outdoor akan mengkombinasikan pelajaran yang siswa dapatkan di sekolah dan mempraktekannya di luar.

Mengurangi Stres. Serotonin dikenal sebagai kandungan yang bisa memberi efek bahagia pada manusia. Hormon ini ditemukan dalam trombosit darah, usus, dan otak. Serotonin sendiri memainkan peran besar dalam membuat orang bahagia sekaligus meningkatkan kesehatan mental.

Membangun Imajinasi dan Kreativitas. Dunia adalah hal yang penuh imajinasi untuk siswa, terutama saat mereka bisa menjelajahinya di luar. Mengajak siswa untuk melakukan outdoor activities akan membantu mereka mengeksplorasi imajinasi dan kreativitasnya. Ketika sekolah mengajak siswa ke tempat-tempat baru yang menyenangkan dan mengasyikkan, imajinasi dan kreativitasnya pasti akan otomatis terbuka.

Melatih Kerjasama Tim. Manfaat outdoor activities secara alami juga bagus untuk meningkatkan kerja kelompok atau teamwork. Dalam kegiatan belajar di ruangan, siswa-siswa biasanya akan disatukan dalam sebuah kelompok dan diberi tugas. Selanjutnya, kerjasama dan teamwork ini mendorong para siswa untuk menjalin hubungan dan pemecahan masalah untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

Meningkatkan Banyak Skill Siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di luar ruangan ternyata bisa meningkatkan banyak skill siswa. Di antaranya adalah kepercayaan diri, keterampilan sosial, komunikasi, motivasi, keterampilan fisik, pengetahuan, dan pemahaman.

Doa Bersama

Doa Bersama

Setelah bersilaturami ke Panti Asuhan Yatim Aisyiyah An Nur, malam ini, jum’at 25 April 2025, siswa kelas 9 terus akan berusaha agar pelaksanaan ASPD tahun ini meraih prestasi yang tertinggi. Usaha yang kami lakukan adalah bermunajat kepada Allah dengam cara melaksanakan doa bersama.

Bapak kepala sekolah mengharapkan agar momen yang bagus ini supaya dimanfaatkan dengan sebaiknya. Karena dialog dengan Allah sifatnya individual. Memohon doa kepada Allah memerlukan ketulusan hati. Semoga apa yang diharapkan oleh anak-anak dapat terkabul.

Pada kesempatan yang sama, Pak Erfin sangat mendorong kepada anak-anak agar usaha yang dilakukan dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Bersoa tanpa usaha adalah mustahil untuk mendapatkan yang dicitakan. Sebaliknya energi akan habis untuk melaksanakan aktivitas, tanpa berdoa hasilnya juga sia-sia. Tidak akan dicatat sebagai pahala.

Untuk apa melakukan doa?

Drs. Purwono, M.Pd. seorang mubaligh sekaligus motivator menuturkan tentang manfaat berdoa. Pertama, berdoa adalah bentuk ibadah yang diperintahkan langsung oleh Allah dalam kitab suci Al-Quran. Seperti yang tercantum dalam Surah Ghafir ayat 60.

Kedua, Allah SWT sangat meridhai hamba-Nya yang rajin berdoa. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan murkainya.”

Ketiga, doa memiliki kekuatan luar biasa dalam mengubah takdir yang telah ditetapkan oleh Allah. Hadis menyebutkan, “Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa.” Ini menunjukkan bahwa doa bukan hanya sebagai bentuk permohonan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempengaruhi kehidupan manusia.