Sayonara

Kini tiba saat berpisah

Jangan bersedih hati

Kini akan tiada lagi

Canda riang tawa darimu

Walau nanti jauh di mata

Lama tak kan berjumpa

Namun hatiku kan selalu

Terbayang kenangan bersamamu

Sayonara…. sayonara….

Ritual tahunan yang selalu nyesek. Tiga tahun tak terasa kebersamaan dalam mencari ilmu dan hikmah kehidupan. hikmah kehidupan dapat diartikan sebagai makna atau pelajaran positif yang dapat diambil dari setiap kejadian, tak peduli seberat apa pun peristiwa itu. Baik dalam kegagalan, kehilangan, keberhasilan, maupun kebahagiaan, semua menyimpan pesan yang dapat membentuk karakter dan memperkaya batin seseorang.

Menurut para ahli psikologi dan spiritualitas, orang yang mampu menemukan hikmah dalam setiap perjalanan hidup cenderung lebih tangguh menghadapi tekanan, lebih mampu bersyukur, dan lebih siap untuk terus melangkah ke depan. Hal ini karena mereka tidak terjebak dalam rasa kecewa atau marah, tetapi memilih untuk belajar dan memetik nilai positif dari pengalaman tersebut.

Mungkin selama tiga tahun engkau bosan melewati jalan yang sama, kelas yang sama, teman yang sama, bahkan mungkin guru yang sama. Selama tiga tahun pula engka merasa jenuh dengan keadaan yang sama, suasana yang sama, nasehat dari guru yang sama, bahkan udara yang sama. Engkau akan merasa rugi bila tidak diikuti dengan rasa syukur.

Hari ini, anak-anakku kelas IX merupakan hari terakhir dalam hubungan guru dan siswa. Namun sebagai masyarakat, tak akan ada kata perpisahan. Hari-hari kedepan yang ada adalah silaturahmi yang semakin erat. Komunikasi yang terus dipupuk.

Dalam sebuah kompetisi pasti ada yang terbaik. Dalam sebuah kejuaraan pasti ada yang terdepan. Bukan berarti yang kalah akan terpuruk selamanya. Bukan berarti yang tersingkir akan selalu berada di pinggir. Sang waktu adalah pembedanya.

SMP Muhammadiyah 4 memberi penghargaan kepada nama berikut sebagai ujud usaha yang optimal dalam meraih prestasi.

Fayzan Ra’uuf Athaya

Aida Mahya Habibah

Muhammad Faiz Wicaksono

Muhammad Dzahin Zaydan

Wisanggeni Laksitajati

Denis Rafa Fadillah

Muhammad Latief Gibrall Irvanto

Muhammad Al Dicky Syahbaa’

Arrahmad Gigan Widyananto

Zahra Malia Putro

Organizational experience

by : Talitha Marwa Zerlinda Pradipta

Warm greetings to all readers. I will tell you a little about my experience in chairing a fairly large event. This event is called MPLS & Fortasi. MPLS itself means Introduction to the School Environment and Fortasi itself means Ta’aruf and Orientation Forum. There are more new students this year than in previous years, 151 students entered my school and 5 classes were filled in my school.

I got to know many new juniors and I was happy to be among them, to be able to guide them in the beginning of their school days. I met with various different characteristics. There were those who were quiet, cheerful, and so on. Until now I am still close friends with the juniors even though I am in the highest class, I still consider them as my good friends. There is no such thing as senior in my friendship with the juniors. Especially when I filled the Leadership material at the event. I was happy to feel appreciated. I hope to be able to hold an event like this again at my next school.

Gempita Raya HUT Ke-69

Rabu, 31 July 2024 perayaan rangkaian HUT ke-69 SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta berlangsung meriah. Seluruh siswa, guru, dan karyawan turut bergabung dan meramaikan acara dengan suka cita.

SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta akan memperingati hari jadi ke-69 pada tanggal 01 Agustus 2024. Perayaan menyambut datangnya hari jadi dilaksanakan dari tanggal 31 July – 01 Agustus 2024. Seluruh rangkaian acara memiliki kegiatan yang berbeda. 

Pada hari Rabu, 31 July 2024 rangkaian acara penyambutan hari jadi ke-69 dimulai dengan berbagai macam lomba. Bagi siswa terdiri dari lomba Gobak Sodor dan Estafet Balon yang yang diikuti oleh siswa perempuan. Sedangkan permainan Bakiak dan Estafet Air diikuti oleh siswa laki-laki. Pelaksanaan lomba tersebut selain menambah kekompakan antar siswa juga bertujuan untuk memperkenalkan permainan tradisional yang ada di Indonesia.

Selain perlombaan yang diikuti oleh siswa, Guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta juga turut serta dalam meramaikan acara dengan lomba masak. Tema perlombaan sendiri yaitu “Selera Indonesia” yang mana bahan dan masakan yang dibuat mencerminkan khas dari Indonesia. Perlombaan berlangsung seru dengan bapak-bapak sebagai juru masak dan ibu-ibu hanya bisa mengarahkan dari jauh. 

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan meriah dan juga suka cita. Kekompakan dan toleransi antar siswa terbentuk dari lomba yang dilaksanakan secara berkelompok. Sedangkan rasa kekeluargaan antar guru dan karyawan semakin erat. Mari kita nantikan keseruan rangkaian acara HUT ke-69 SMP Muhammadiah 4 Yogyakarta selanjutnya. 

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Gempita Raya HUT Ke-69 SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/cholifatulnabila9398/66a9eea9ed6415588a49b6f2/gempita-raya-hut-ke-69-smp-muhammadiyah-4-yogyakarta?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile&lgn_method=google

Kreator: Choli Fatul Nabila